MEGABIC: Inovasi Edukasi Program Studi PBSI UNIKAMA Mendorong Siswa SDN 2 Dengkol Bijak Berteknologi

MALANG – Perkembangan pesat teknologi informasi di era modern menuntut kesadaran digital sejak dini, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar. Berkomitmen untuk berkontribusi nyata dalam literasi digital masyarakat, dosen PBSI UNIKAMA (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kanjuruhan Malang), Riswanda Himawan, M.Pd., bersama tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) menggelar kegiatan edukatif di SDN 2 Dengkol pada Jumat, 14 Agustus 2026. Dimulai pukul 07.30 WIB, kegiatan ini difokuskan bagi siswa-siswi kelas VI yang sedang berada pada masa transisi krusial dalam pembentukan karakter dan pola penggunaan gawai.

Kegiatan pengabdian ini mengusung program inovatif bertajuk MEGABIC (Menjadi Generasi Cerdas Pengguna Gadget yang Aman dan Bijak). MEGABIC dirancang khusus sebagai bentuk intervensi edukatif menyeluruh untuk membekali para siswa dengan pemahaman mendalam mengenai pemanfaatan teknologi secara positif. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan komunikatif, para siswa diajak untuk mengenali potensi besar gadget sebagai sarana belajar sekaligus memahami bahaya laten dari penggunaannya yang berlebihan.

Melalui program MEGABIC ini, kegiatan difokuskan untuk menguraikan secara gamblang fungsi gawai dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan spesifik dari sosialisasi ini adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai manfaat sekaligus risiko perangkat digital, mendorong terbentuknya kesadaran serta kebiasaan bijak dalam menggunakan gawai, serta menanamkan etika dan moralitas saat berinteraksi di dunia maya. Pendekatan ini penting agar anak tidak hanya sekadar menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pengguna yang cerdas.

Selain memberikan pemahaman dasar, sosialisasi MEGABIC menekankan pada pembentukan karakter digital citizenship (kewarganegaraan digital). Tim pengabdi berupaya meminimalisasi risiko kecanduan gawai dan penyalahgunaan internet yang kerap mengintai anak usia sekolah. Siswa dibekali panduan praktis dan tips sederhana dalam mengatur waktu pemakaian gawai harian agar tetap seimbang antara waktu belajar, berinteraksi sosial secara langsung, dan beristirahat.

Antusiasme siswa kelas VI SDN 2 Dengkol terlihat sangat tinggi sepanjang jalannya acara. Penyampaian materi oleh Riswanda Himawan, M.Pd. beserta mahasiswa yang diselingi diskusi aktif dan contoh kasus kehidupan sehari-hari membuat para siswa mampu mencerna prinsip etika bermedia digital secara mudah. Interaksi dua arah tersebut menciptakan suasana belajar yang menyenangkan namun tetap padat ilmu dan nilai-nilai edukatif.

Melalui intervensi ini, siswa SDN 2 Dengkol diharapkan mampu membangun pola hidup digital yang sehat dan memiliki benteng diri yang kuat dari dampak negatif pesatnya arus teknologi. Gadget yang mereka miliki diharapkan dapat dialihkan fungsinya secara optimal sebagai media penunjang prestasi akademik dan wadah pengembangan diri, bukan justru menjadi penghambat kemajuan masa depan serta tumbuh kembang mereka.

Langkah nyata yang diinisiasi oleh dosen PBSI UNIKAMA, Riswanda Himawan, M.Pd., beserta tim mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) ini menjadi wujud kepedulian perguruan tinggi dalam merespons tantangan zaman. Diharapkan sinergi antara akademisi dan lembaga sekolah dasar seperti SDN 2 Dengkol dapat terus terjalin secara berkelanjutan, demi mencetak generasi muda yang tidak hanya tanggap teknologi, tetapi juga beretika, kritis, dan berkarakter unggul di masa depan.

Scroll to Top